Anugerah Tahun Kunjungan Wisata 2012

Anugerah Tahun Kunjungan Wisata 2012

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menganugerahkan Penghargaan Tahun Kunjungan Wisata 2012 kepada sejumlah pelaku pariwisata d

Nixie di Clasoundsation 2012
Nagaswara FM Top 40, 08 September 2012
Nagaswara FM Top 40, 05 Mei 2012

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menganugerahkan Penghargaan Tahun Kunjungan Wisata 2012 kepada sejumlah pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Anugerah Tahun Kunjungan Wisata 2012
“Kita memerlukan dukungan berbagai pihak untuk mencapai target kunjungan 9 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada 2013,” kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, di Jakarta, Jumat (28/12/2012) malam, dalam acara penganugerahan Tahun Kunjungan Wisata 2012.
Pada kesempatan itu, Kemenparekraf memberikan penghargaan berupa Anugerah Tahun Kunjungan Wisata 2012 kepada PT Panorama Tour and Travel (Biro Perjalanan), Shangri La Hotel (Perhotelan), dan PT Garuda Indonesia (Penerbangan).
Penghargaan serupa dianugerahkan kepada pelaku ekonomi kreatif Kasim Ghazali dan Dwiki Darmawan, Pemkot Sawahlunto (Pemda), serta penghargaan lifetime achievement yang diberikan kepada Joop Ave, mantan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi.
“Penghargaan ini dipersembahkan kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia yang telah memberikan kontribusi besar terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” katanya.
Sapta menilai para insan pariwisata itu telah berkontribusi secara signifikan terhadap pencapaian target kunjungan 8 juta wisman ke Indonesia dan 245 juta wisatawan nusantara yang melakukan perjalanan di dalam negeri pada 2012.
Kemenparekraf optimistis target 8 juta wisman dan 245 juta mobilisasi wisnus akan tercapai.
Sapta menilai prospek pariwisata nasional sangat menjanjikan dimana pada 2024 Indonesia diproyeksikan mampu meraih kunjungan wisman hingga 20 juta orang dengan perolehan devisa mencapai 20 miliar dollar AS.
“Untuk menuju ke sana kita perlu melalui tahapan dengan menetapkan target pertumbuhan yang signifikan di antaranya pada 2013 sebesar 9 juta kemudian naik menjadi 10 juta pada 2014,” katanya.
Pada 2013, Sapta menilai perlunya peningkatan pelayanan, diferensiasi produk, hingga pengembangan destinasi dan produk yang ada di setiap destinasi unggulan Beyond Bali.
Sapta mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengembangkan dan mempromosikan destinasi pariwisata Indonesia, termasuk seni musik dan artis-artisnya yang sebenarnya juga mampu menarik wisatawan asing ke Indonesia. www.nagaswara.co.id/Kim Sadewa

COMMENTS