Arda Roda Jadi Bintang Tamu Acara Nuzulul Quran

Arda Roda Jadi Bintang Tamu Acara Nuzulul Quran

Nama Arda Roda, pelantun tembang Merantau, mulai dikenal di kalangan masyarakat. Khususnya di mata para remaja masjid yang pernah mendengar namanya. B

Nama Arda Roda, pelantun tembang Merantau, mulai dikenal di kalangan masyarakat. Khususnya di mata para remaja masjid yang pernah mendengar namanya. Baru-baru ini, sebuah organisasi remaja yang bernaung di bawah masjid Al Amin, PRISMA (Persatuan Remaja Islam Masjid Al Amin) mengundang Arda pada acara malam Nuzulul Qur’an di jalan Antena 7 Radio Dalam Jakarta Selatan.

Pada acara musik yang bertema Aku Bermanfaat Bagimu itu, Arda memukau jamaah yang hadir dengan lagu Merantau dan calon single keduanya nanti yaitu, Manusia Tak Sempurna. Single Merantau sendiri sempat menyuri perhatian audiens dan pengunjung yang hadir karena lagu itu sesuai dengan suasana yang mendekati lebaran dimana banyak orang mulai kangen dengan kampung halaman, dan rindu bertemu dengan ibu kita semua.

“Jadi sebenarnya, single Merantau ini memiliki makna filosofi yang cukup mantap bagi perantau seperti saya yang kangen bertemu ibu di kampung halaman ketika lebaran tiba,” ujar Arda Roda penuh semangat.

Panitia acara ini, memang tidak salah dalam memilih Arda sebagai bintang tamu. Karena tema ‘Aku Bermanfaat Bagimu ini mewakili masyarakat yang peduli dan berada di sekitar masjid Al Amin jalan Antena 7 Radio Dalam Jakarta Selatan. “Tujuannya adalah supaya kita semua mau membantu antara satu dengan yang lain, karena Nabi besar Muhammad SAW bersabda: Sebaik-baiknya manusia, adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” papar Adam Bersely, ketua PRISMA, Persatuan Remaja Islam Masjid Al-Amin.

PRISMA berdiri sekitar tahun 2000 dan mempunyai anggota 50 orang.
Di luar bulan puasa mereka memiliki kegiatan seperti bhakti sosial, donor darah, pengajian rutin setiap minggu, dan mereka memiliki bimbingan belajar buat anak-anak yang tergabung di bawah naungan PRISMA.

Adam memanggil Arda Roda demi memotivasi semangat orang-orang agar sebagai manusia sempurna, harus lebih bisa dari bang Arda Roda, yang sehari-hari tidak lepas dari kursi roda. “Bang Arda aja yang kurang secara fisik bisa, apalagi kita yang sempurna harus lebih bisa bermanfaat bagi orang lain,” papar Adam, ketua PRISMA. Arda Roda. Kim Sadewa

COMMENTS