BADAI Kerispatih Bicara HAKI

BADAI Kerispatih Bicara HAKI

Sosok Badai Kerispatih sebagai musisi sekaligus pencipta Lagu-lagu hits tidak perlu diragukan lagi. karyanya banyak diminati tidak hanya didalam negri

Sosok Badai Kerispatih sebagai musisi sekaligus pencipta Lagu-lagu hits tidak perlu diragukan lagi. karyanya banyak diminati tidak hanya didalam negri namun juga diluar nusantara khususnya asia tenggara. Discography karyanya jika dikatalogkan tidak terhitung dengan jari  selama perjalanan kariernya sebagai pencipta lagu. Hal ini yang menimbulkan pemikiran untuknya mendapatkan wahana untuk musisi dapat terlindungi karyanya dalam dan luar negara.

“Kondisi industri seperti apa sekarang,bagaimana jika karya cipta tidak terbayarkan meskipun kita tahu khususnya di negara Asia Tenggara lagu Indonesia banyak digemari dan beredar di sana.Tapi secara lembaga tidak ada intitusi yang mengcollect aset artis kita di luar negara.Perlu adanya intitusi yang bisa mencangkup dunia internasional untuk melindungi hak intelektual anak bangsa,” ucap Badai Kerispatih usai menghadiri Rapat tertutup BOD WAMI (Wahana Music Indonesia).

Banyaknya musisi yang trauma terhadap royalty memerlukan institusi yang bisa transparan dan berbadan profesional.” Bukannya lembaga kolektif itu tidak baik namun perlu ada sosialisasi yang jelas kepada para musisi. WAMI juga harus menunjukkan bahwa menjadi anggotanya bukan keputusan yang salah,” ucap Badai yang juga Board Of Director WAMI.

Langkah yang benar memang perlu diambil oleh para musisi untuk bisa terus hidup melalui karyanya. Apalagi di negara yang tingkat pencurian dan penyalahgunaan karya musik begitu tinggi.

“Mereka menciptakan karya butuh modal,pemikiran dan tenaga yang tidak sedikit.Musisi paling tidak butuh penghargaan atas jerih payahnya dalam berkarya.paling tidak lembaga kolektif ini memberikan penghargaan yang profesional dalam arti bukan penghargaan catut kiri catut kanan tidak sesuai dengan hak mereka.karena itu WAMI harus terdepan dalam mengkoleksi karyanya dan juga harus jujur untuk membayarkan penghargaan atas jerih payah musisi,” jelas Badai.

Diharapkan juga oleh Badai untuk Industri jangan merasa nyaman atas kondisi yang ada sekarang perlu pemikiran kedepan.”ketika musisi sudah banyak uang musisi jangan tidak terpikir melestarikan karyanya.artinya bagaimana langkah musisi setelah 15 tahun lagi atau kedepannya. musisi harus mencari lembaga yang bisa memelihara kekayaannya kedepan.aku berharap WAMI menjadi lembaga itu ,lembaga yang bisa menciptakan perubahan,” pungkas Badai Kerispatih.www.nagaswara.co.id/ Ary

COMMENTS