Brand New Storm Launching S.H.E.R

Brand New Storm Launching S.H.E.R

Badai tampaknya tidak main-main dengan proyek “Badai Baru”-nya alias Brand New Storm atau Brand New Storm (BNS). Buktinya, selepas memperkenalkan Bran

Badai tampaknya tidak main-main dengan proyek “Badai Baru”-nya alias Brand New Storm atau Brand New Storm (BNS). Buktinya, selepas memperkenalkan Brand New Storm (BNS) dengan hits single “Harus Meninggalkanmu” pada medio 2010 yang lalu dan single kedua “Pergi” pada Januari tahun ini, bersama rekan-rekannya di Brand New Storm (BNS), Badai langsung mempersiapkan dan merilis full album Brand New Storm (BNS). Album perdana Brand New Storm (BNS) ini diberi judul “S.H.E.R (Soul.Heart.Energy.Responsive)”.

Judul album ini terkesan begitu romantis karena semua lagu yang diciptakan Badai memang terkait dengan urusan jiwa, hati, semangat sekaligus rasa tangung jawab. Bahkan secara khusus, Badai menempatkan single “S.H.E.R” sebagai salah satu single jagoan Brand New Storm (BNS) di album ini.

“Album ini memang bercerita soal perempuan, dan satu single soal cinta kita kepada Ibu Pertiwi. Album ini bagi saya sangat romantis,” ungkap Badai.

Secara keseluruhan, album “S.H.E.R (Soul.Heart.Energy.Responsive)” memuat 10 buah lagu yang diciptakan dan diransemen oleh Badai, yakni “Harus Meninggalkanmu”, “BAHAGIA”, “Terbiasa Disakiti”, “Bukan Ksatria Cinta”, “Pergi’”, “Menggilaimu”, “Seperti Mimpi”, “S.H.E.R”, “Cinta Sesaat”, dan “Di Jiwaku Ada Kamu, INDONESIA”. Menarik untuk dicatat, meski bertutur soal perasaan, Badai dan personil Brand New Storm (BNS) lainnya berhasil menghidupkan karya mereka ke dalam sebuah konsep musik yang tidak mellow layaknya lagu-lagu cinta. “S.H.E.R” bagi Brand New Storm (BNS) adalah reborn dari romantik rock era 90-an.

Bicara soal Brand New Storm (BNS), mau tak mau memiliki keterkaitan langsung dengan motor penggerak band ini, Badai. Brand New Storm (BNS) lahir dari “pemberontakan” jiwa Badai terhadap musik-musik pop standar yang ia mainkan selama ini. Tidak terkecuali itu pun dijalaninya selama bertahun-tahun dengan Kerispatih, band yang telah membesarkan namanya. Maka, sejak 4 tahun lalu, Badai mulai merancang konsep musikalitas Brand New Storm (BNS) yang berkiblat pada “American Rock”.  Lagu-lagu yang dimainkan Brand New Storm (BNS)  sangat dipengaruhi oleh kekuatan rock ala band-band mancanegara era 90-an seperti Aerosmith, Bon Jovi, Soul Asylum, Foo Fighter, The Calling hingga konsep musik dari solois Phil Collins.

“Yang pasti, album ini sangat berbeda dari karya-karya saya di Kerispatih. Padahal, di dua band ini, musiknya tetap digarap oleh satu otak. Single ‘Pergi’ misalnya, lekat sekali dengan karakter American Vintage Rock,” terang Badai.

Brand New Storm (BNS) beranggotakan Badai (keyboard/ backing vokal), Arief (gitar), Henwil (vokal), Deva (drum), dan Eltrino (bas). Lewat band ini, Badai dan rekan-rekannya hendak menyuarakan jiwa rock mereka yang tidak dapat tersalurkan saat  bersama “home band” mereka. Badai dan Arief misalnya, masih tergabung bersama Kerispatih. Sementara Henwil adalah mantan vokalis band Aladin, Eltrino pernah menjadi basis band Pribumi, dan Deva sempat menempati posisi drummer di band Pilot. Launching Brand New Storm bakal Live di 99.7 Nagaswara FM dan streaming di www.nagaswarafm.com. (PR – Afif)

Brand New Storm Launching S.H.E.R

Brand New Storm Launching S.H.E.R

Brand New Storm Launching S.H.E.R

COMMENTS