Govinda Metamorfosa Domino

GOVINDA, Metamorfosa Domino Band Nama baru, label baru. Inilah gambaran suasana yang tengah dijalani GOVINDA band atau sebelumnya dikenal sebagai Domi

GOVINDA, Metamorfosa Domino Band Nama baru, label baru. Inilah gambaran suasana yang tengah dijalani GOVINDA band atau sebelumnya dikenal sebagai Domino band. Bergabung dengan NAGASWARA, band yang melejit dengan hits “Siapa yang Pantas” itu, memutuskan untuk menanggalkan nama lama band mereka. Meski demikian, para personilnya tetap berjanji, tidak ada yang berubah semangat musikalitas mereka. GOVINDA ya Domino. “Kita hanya berharap ada refreshment dari band ini.  GOVINDA tetap dengan warna musik yang sudah dikenal lebih dulu saat memakai nama Domino. Dan ini penting disampaikan kepada penggemar-penggemar kita,” kata Ade, gitaris band itu.

Guna menjumpai penggemarnya yang telah lama menanti kehadiran mereka, GOVINDA sudah merampungkan sebuah album spesial. Namun, sebagai langkah awal, band yang dimotori oleh lfan (vokal), Ade (lead gitar), lzal (rhytem gitar), Luky (bas), dan Jeje (drum), memperkenal-kan single perdana mereka berjudul “Bawa Aku Lari”.

Single ciptaan Ade dan Jeje ini, masih tetap membawa karakter “Siapa yang Pantas” dengan hentakan beat drum yang cepat. Secara utuh, single ini lahir dari kolaborasi  lead section Ade yang cruncy,  suara khas Ifan,  beat drum Jeje,  harmonisasi betotan bas Luky, serta  tambahan nuansa rhytem gitar  dari Izal.

Single ini bercerita tentang sepenggal fase kehidupan. Ketika seseorang merasa bosan pada kondisi tertentu, ia akan  menginginkan ada sebuah kesempatan yang membawanya  keluar dari kondisi tersebut. GOVINDA berharap, single mereka ini tidak hanya diperuntukkan hubungan percintaan, namun juga dalam berbagai kondisi kehidupan.

“Hal ini lumrah terjadi dalam hidup. Semoga single ini bisa menjadi soundtrack kehidupan, paling tidak hiburan bagi yang berada pada kondisi tersebut,” tambah Jeje.

Sama halnya dengan pilihan nama GOVINDA untuk nama baru band mereka (GOVINDA memiliki arti baik yakni Dewa segala asal muasal dan sebab akibat, atau Dewa pembawa berkah serta keberuntungan), Ade dan rekan-rekannya juga berharap tetap eksis di industri musik Indonesia, hingga dapat memberikan manfaat dari karya-karya mereka kepada khalayak.***

COMMENTS