Katon Bagaskara “Engkaulah Bahagiaku”

“No music no life”. Tampaknya, kalimat tersebut layak disematkan kepada Katon Bagaskara. Setidaknya, sejak namanya dikenal luas bersama  KLa Project d

“No music no life”. Tampaknya, kalimat tersebut layak disematkan kepada Katon Bagaskara. Setidaknya, sejak namanya dikenal luas bersama  KLa Project di tahun 1988,  Katon hampir tidak pernah lepas dari berbagai karya dalam dunia musik. Selain aktif  bersama bandnya KLa Project, Katon juga sukses sebagai solois, termasuk mengerjakan berbagai proyek musik yang lain selama lebih dari dua dekade. Memutuskan bergabung  NAGASWARA di akhir tahun 2010, Katon kembali merilis single solo terbarunya yang berjudul “Engkaulah Bahagiaku”.

Single ini diciptakan oleh Katon, dan diaransemen bersama Adam S. Permana. Sebagaimana lagu-lagu Katon terdahulu, single “Engkaulah Bahagiaku” hadir sebagai bukti keberadaan Katon yang tidak terikat atau terbatas pada genre tertentu. Namun, eksplorasi bermusiknya yang lintas batas, tetap menempatkan benang merah pada lagu-lagu dengan karakter romantis, dikemas dengan lirik puitis, dan memiliki kedalaman filosofis. Menurut Katon, “Engkaulah Bahagiaku” bercerita soal ekspresi terhadap subyek tertentu yang menjadi pemicu kebahagiaan.

“Subyek tersebut dapat berupa idola, benda-benda koleksi, hobi atau hal-hal lain yang lebih spesifik. Jadi, lagu ini tidak hanya bercerita soal perasaan pada pasangan kekasih saja,” ungkap Katon.

Sebelum menggarap single ini, hampir 2 tahun Katon absen dari proyek solo. Sebelumnya, vokalis KLa Project ini sempat melempar album solonya yang bertajuk “Lovaholic-28” di tahun 2007. Secara musikalitas, single “Engkaulah Bahagiaku” menggambarkan peningkatan Katon dalam bermusik. Selain mematangkan pengolahan aransemen yang update, single ini bergaya “pop hybrid” (Katon mencampurkan 3 warna musik sekaligus, yakni balad, R&B serta pop-rock dalam beberapa bagian di lagu ini).

Guna menjembatani semangat musikalitasnya yang terus berkembang, Katon memilih NAGASWARA sebagai label barunya. Baginya, NAGASWARA merupakan iklim baru dalam industri rekaman Tanah Air yang dapat memberikan penyegaran kepada dirinya untuk berkarya saat ini. Pria berbintang Gemini ini praktis memulai karier profesionalnya  di dunia musik seiring melambungnya nama KLa Project di tahun 1988. Hampir semua hits band itu seperti “Tentang Kita”, “Tak Bisa ke Lain Hati”, “Yogyakarta”, dan “Terpurukku di Sini”,  adalah buah karya suami Ira Wibowo itu.

Selain dikenal bersama KLa Project, Katon juga bersolo karier. Album yang memuat lagu fenomenal berjudul “Dinda di Mana” meledak di paruh tahun 1995. Debut solo kariernya ini pula yang kemudian melahirkan sejumlah hits lain, di antaranya; “Negeri di Awan”, “Dengan Logika”, “Meniti Hutan Cemara”, “Lara Hati”,  dan “Cinta Putih”.

Discografi:
KLa Project
1.    “KLa Project” (1988)
2.    “Kedua” (1990)
3.    “Pasir Putih” (1991)
4.    “Ungu” (1994)
5.    “V” (1995)
6.    “KLakustik #1” (1996)
7.    “Klakustik #2” (1997)
8.    “Sintesa” (1998)
9.    “KLasik” (1999)
10.    “Sebuah Rahasia” (2001)
11.    “KLa Returns” (2008)
12.    “Exellentia” (2010)

Album Solo
1.    “Katon Bagaskara” (1995)
2.    “Gemini” (1996)
3.    “Harmoni Menyentuh” (1997)
4.    “Damai dan Cinta” (2000)
5.    “Koleksi” (2002)
6.    “Percaya Saja” (2003)
7.    “Lovaholic-28” (2007)

Single
1.    “Cinta Putih” (1991)
2.    “Usah Kau Lara Sendiri”, duet dengan Ruth Sahanaya (1995)
3.    “Semestinya Kau Bahagia” (2001)
4.    “Bawalah Hatimu” (2005)

Aktivitas Sosial
1.    Duta Lingkungan Hidup
2.    Suporter Kehormatan WWF Indonesia
3.    Duta Baca Nasional
4.    Duta Sepeda

Sumber : Press Release Radio Promotion Nagaswara

COMMENTS