Luna Maya Full Improfisasi Video Klip Elora Band

Luna Maya Full Improfisasi Video Klip Elora Band

Luna Maya Full Improfisasi Video Klip Elora Band. Ketika menyutradari sebuah sinetron, film, video klip sebuah band atau girls band, Luna Maya merasa

Arrow Band Merubah Genre Single Terbarunya
Olga BE5T dan Menu Imlek
Wali Band Resmikan Mushola Al-Jabbar dan TPA Al-Madzkur

Luna Maya Full Improfisasi Video Klip Elora Band. Ketika menyutradari sebuah sinetron, film, video klip sebuah band atau girls band, Luna Maya merasa mendapatkan kepuasan tersendiri. Misalnya beberapa kali mengerjakan video klip di nagaswara, ia berhasil membuat sosok artis nampak cantik di depan kamera, membuat hatinya bangga.

Itu semua karena sebelumnya Luna Maya memang lebih dulu bekerja di depan layar, sehingga merasakan bagaimana senangnya tampil menawan di depan lensa. Karena tentu saja penampilan yang elegan dan mempesona tidak lepas dari andil seorang sutradara atau pengarah gaya.

Seperti pada pembuatan video klip single ‘Yang Kucinta’ milik Elora di Kemang Jakarta Selatan Rabu (20/7) Luna Maya semakin matang berkarir di belakang layar. Luna Maya pun mengaku tertantang menekuni profesi barunya itu.

“Untuk video klip ini yang kelima, ya kebetulan dapat jobnya seperti itu agak surprise sih. Tadinya mikir bisa nggak ya pekerjaan baru ini. Ternyata ada tawaran baru ke saya, jadi semangat. Dikasih tanggung jawab jadi antusias dan senang banget,” terang Luna Maya.

Semua konsep awalnya Luna Maya mendapatkan ide mobile. Tetapi setelah diberi sinopsis, maka ia pun terpaksa improvisasi sesuai dengan tema syair yang menceritakan bahwa seorang cewek yang punya pacar bersama orang lain.

Tapi ternyata pacarnya itu juga mempunyai kekasih yang lain lagi. Jadi seperti lingkaran setan. Namun cerita cinta seperti ini tetap harus digarap secara serius. Luna tetap memberikan unsur beuty shoot, dan dance yang ia ambil dari masing-masing personel adegannya satu per satu.

“Awalnya aku dengerin lagunya, terus kepikiran dengan konsep yang beauty, karena bandnya kan cewek semua. Jadi aku pengen mereka kelihatan cantik, lebih clean. Kalau dulu kan berwarna, sekarang penginnya soft,” ucapnya bersemangat.

“Saya senang banget bisa diarahin oleh Luna Maya. Karakter pas banget sama lagunya,” ujar Risma, vokalis baru Elora.

Sebelumnya ada Luna Maya sempat menggarap dua band baru, vc Dhea Ananda, Dimas Back, dan sekarang yang kelima, yaitu single ‘Yang Kucinta’ milik Elora.

Kebetulan mungkin pak Rahayu Kertawiguna suka dengan hasil vc Dimas Beck yang sebelumnya digarap oleh Luna Maya di Taman Cibodas – kawasan Puncak Bogor.
“Dulu saat pertama kali menggarap video klip sih memang sempat ada keraguan. Karena membuat video klip merupakan pekerjaan baru bagi saya,” kata Luna Maya.

Tetapi Ia bersyukur karena mendapat tawaran lagi dari Nagaswara untuk menggarap video klip beberapa artisnya. Tentu saja karena masih baru, bugjet sesuai dengan pemula.

“Tapi bagaimanapun, dikasih pekerjaan seperti itu membuat aku semangat banget,” ujar Luna Maya yang mengaku mempelajari cinematografi secara otodidak.

“Ya karena memang suka syuting orangnya, dari mulai ngga ngerti syuting itu seperti apa dan bagaimana, sampai mempelajari berbagai macam angle dan belajar mencari lokasi yang bagus dimana,” tuturnya.

Menggarap Iklan, FTV, film, sinetron, dan video klip tentu mempunyai karakter masing-masing. Semua sudah Luna Maya pelajari dengan serius, misalnya bagian asisten kamera dan sebagainya. Setelah merasa mampu, ia pun memberanikan diri untuk mencoba. Bahkan kadang di lapangan aja muncul ide secara tiba-tiba.

Luna Maya Pertama Kali Menggarap Video Klip Band Cewek.

Luna mengaku, bahwa baru pertama kali ini menggarap band yang semua personelnya adalah cewek, sehingga memerlukan trik-trik tersendiri. Karena berbeda dengan ketika menggarap band-band biasa seperti pada umumnya.

Walau pertama kali, untung saja semua personel mudah di arahkan. Hanya saja di bagian art, Luna mengaku ketatnya bugjet karena memang ia aku sebagai pemula harus belajar memanfaatkan property yang ada. Misalnya, ia harus membawa almari, sofa, dan tempat tidur dari rumahnya lalu diangkut ke lokasi syuting.

Tetapi, setiap ada pekerjaan atau projek baru, bagi pacar Ariel Peterpan ini, itu semua adalah tantangan yang berbeda dan cukup menyenangkan. “Misalnya ketemu orang yang berbeda juga, sama penyanyinya yang beda juga, tentunya ada perasaan puas ketika bisa membuat mereka tampil cantik dan maksimal di depan kamera,” ucap Luna yang berharap ingin menggarap tawaran film atau FTV.

Risma, vokalis baru Elora

Kebetulan karena alasan pasar dan penyatuan visi, Elora mengalami pergantian personel pada vokalisnya. Risma, jebolan Idol 2008 ini dikenalkan kepada elora sebagai pengganti vokalis yang lama.

Syukurlah setelah melalui beberapa tahan audisi ia diterima oleh mereka. Apalagi Risma pernah masuk dalam 12 besar kontestan idol empat tahun yang lalu. Sejak itulah ia memilih berkarir di dunia entertaint. Misalnya seperti ikut sinetron, main film layar lebar, dan juga turut tour ke beberapa daerah sampai akhirnya ia bertemu dengan elora dan syuting video klip.

Risma melihat, bahwa Elora hampir memiliki kesamaan dengan konsep bermusiknya Cranberies. Ia juga harus mempelajari single ‘Yang Kucinta’ yang bercerita tentang patah hati ciptaan Evelin, gitaris Elora. Single ini bergenre pop sweat rock, tidak terlalu keras, eazy listening dan sangat memenuhi pasar musik Indonesia.

Sewaktu syuting luna mengarahlan Risma untuk beradegan slow motion dan berputar-putar demi mendapatkan gambar yang lebih dramatik. Dengan setting out door dan beberapa lambaian kain putih di belakangnya, memberi kesan lembut dan beuty.

Menurut Risma adegan berputar-putar itu adalah gambaran secara simbolik dari seorang wanita yang disakiti atau sedang patah hati. “Padahal, saya sendiri beradegan seperti itu di depan kamera masih merasa tidak pede,” ujar Risma.

Tapi karena arahan Luna cukup lembut dan baik sekali di mata personel Elora, membuat Risma pun merasa santai dan melakukannya dengan sepenuh hati. 28 th, 1 september 1982. jebolan univeritas sahid jaya tahun 2001. Fikom publik relation.

Yang paling susah bagi cewek kelahiran 1 September 1982 itu ketika harus beradegan menangis beberapa kali di depan Luna.
Saat itu mahasiswi jebolan Universitas Sahis tersebut diminta untuk terus mengalirkan air matanya yang asli tanpa bantuan obat tetes mata seperti adegan menangis pada sinetron pada umumnya.

Selain Risma, formasi baru Band Elora didukung oleh Evelyn (gitar), Irna (bas), Ajeng (drum), dan Nora (keyboard). Mereka yang masih berusia antara 17 sampai 26 tahun itu, sepakat membentuk Band Elora pada tahun 2007. Sebelumnya, pencetus band, Evelyn punya grup bernama Orange. Namun, karena ada perubahan formasi dan kepentingan pasar, nama Elora jadi yang terpilih.

Evelyn mengatakan, nama Elora diambil dari bahasa Yunani kuno yang berarti terang. Diharapkan dalam perjalanannya, Band Elora pun selalu diiringi dengan keterangan. Mereka sepakat dalam bermusik mementingkan karya. Mereka tidak menginginkan namanya mencuat karena hal-hal yang negatif.

Pada tahap awal, Band Elora telah merilis single pertama berjudul “Ceraikan” ciptaan Alam Purba. Sukses single pertama itu, dilanjutkan dengan single kedua berjudul “Yang Kucinta” ciptaan Evelyn. Band Elora pun tidak ingin terpaku dengan kesuksesan single. Ke depan, mereka pun merencanakan pembuatan album di Nagaswara. Luna Maya. www.nagaswaramusic.com

Untuk melihat versi mobile yang dioptimalkan Klik disini.

COMMENTS