Mario Rilis Hits Hentikan Niatku

Cinta adalah hal pasti. Cinta sama artinya dengan saling berbagi rasa antara 2 hati. Sulit jadinya jika cinta hanya sepihak, apalagi tanpa kepastian

Cinta adalah hal pasti. Cinta sama artinya dengan saling berbagi rasa antara 2 hati. Sulit jadinya jika cinta hanya sepihak, apalagi tanpa kepastian. Karena terlalu lama menanti kepastian cinta dari sang kekasih, Mario memilih menghentikan niatnya untuk terus mencinta. Itulah inti kisah dari single “Hentikan Niatku” yang dilantunkan solois Mario. Lewat single ini, Mario menghadirkan sebuah konsep bermusik yang tidak banyak disentuh penyanyi solo Indonesia lainnya. Setidaknya, di single “Hentikan Niatku”, penikmat musik masih diberi ruang yang luas untuk menikmati suara merdu seorang penyanyi.

“Saya memang sengaja hanya menghadirkan solo piano dalam lagu ini agar dapat mengeksplorasi vokal,” ujar Mario memberi alasan.

Meski baru memastikan bakat nyanyi solonya lewat single “Hentikan Niatku”, Mario bukan nama baru di industri musik Tanah Air. Sebelum memutuskan terjun menyanyi, Mario lebih dulu dikenal sebagai seorang komposer muda berbakat. Dua di antara karyanya adalah “Terimakasih Cinta” dan “Cinta Dua Hati”, yang populer oleh panyanyi Afghan Syahreza. Di sepanjang tahun 2005 hingga 2008, Mario juga sempat terjun sebagai backing vocal band Elemant.

Single ini sendiri merupakan buah karya Ade, gitaris band Govinda (dulu bernama Domino) yang dihadiahkan kepada Mario. Secara pribadi, Ade memang menciptakan lagu ini dan menantang Mario untuk membawakanya. Merasa sudah cukup lama berada di belakang layar, penyanyi yang bernama lengkap Mario Ricardo Tobing itu pun menerima tantangan tersebut.

“Saya banyak mendapat dukungan dari sahabat-sahabat saya untuk menyanyi. Salah satunya dari Ade yang khusus menciptakan lagu ini buat saya. Semoga kehadiran saya tidak mengecewakan mereka,” ungkap Mario.

Sebagai pencipta sejumlah hits seperti “Tentang Rasa” (Astrid), “Setengah Mati Kumerindu” (Judika), dan “Siapa yang Pantas” (Domino), Ade “Govinda” mengungkapkan kekagumannya kepada Mario. Menurutnya, Mario memiliki kelengkapan bakat sebagai musisi.

“Mario memiliki karakter vokal yang kuat. Dinyanyikan Mario, lagu ini menjadi sangat menyentuh dan easy listening,” kata Ade.

Sementara, penggarapan video klip Mario dipercayakan kepada sutradara Upie Guava. Konsep video klipnya diarahkan kepada sisi sentimental antara benda mati dan makhluk hidup yang diperankan oleh boneka dan anjing. Lewat video klip ini, Mario hendak menawarkan sebuah kesegaran baru, termasuk kehadirannya di blantika musik Tanah Air.PR

COMMENTS