Masyarakat Suku Tsimane, Pemilik Jantung Tersehat Di Dunia

Masyarakat Suku Tsimane, Pemilik Jantung Tersehat Di Dunia

NAGASWARAFM - Serangan jantung adalah penyakit berbahaya yang di takuti selama ini. Jantung bisa mendadak terserang dan itu sangat mematikan, kare

Manfaat dan Khasiat Kencur (Cikur) untuk Kesehatan
Tindik Dan Bahaya Untuk Kesehatan
Manfaat Kunyit Menurut Medis

Via Dream.co.id

NAGASWARAFM – Serangan jantung adalah penyakit berbahaya yang di takuti selama ini. Jantung bisa mendadak terserang dan itu sangat mematikan, karena kelalaian bisa saja berakhir tragis. Tapi untuk suku yang satu ini tidak ada kekhawatiran.

Studi yang dipublikasikan oleh The Lancet mengatakan bahwa Suku Tsimane di Bolivia terkenal sebagai orang-orang yang memiliki pembuluh darah paling sehat di dunia.

Via Dream.co.id

Dalam laporannya tersebut, studi itu menyebutkan jika Suku Tsimane memiliki tingkat penyakit jantung koroner yang relatif rendah di antara populasi yang ada di dunia ini.

Tingkat penyakit jantung koroner atau biasa disebut arteriosklerosi di kalangan masyarakat Suku Tsimane lima kali lebih rendah dibandingkan Amerika Serikat.

Terus kenapa bisa suku ini masuk dalam kategori jantung tersehat di dunia ?

9 dari 10 Orang Tak Berisiko Penyakit Jantung

Dalam studi observasinya, Professor Kaplan dan peneliti lainnya mengunjungi sekitar 85 desa Suku Tsimane antara tahun 2014 dan 2015. Mereka memeriksa risiko penyakit jantung para partisipan dengan melakukan CT Scan terhadap jantung dari 705 orang dewasa (usia antar 40 sampai 94 tahun).

Selain dari berat badan, usia, denyut jantung, tekanan darah , kadar kolesterol, gula darah, dan peradangan, CT Scan pun dilakukan untuk mengetahui adanya pengerasan pada pembuluh darah yang menyebabkan penyakit jantung koroner.

Hasilnya ternyata sangat mengejutkan! Sembilan dari sepuluh yang diperiksa tidak punya risiko penyakit jantung. Sementara 13% lainya memiliki risiko yang rendah, dan hanya 3% yang memiliki risiko sedang dan tinggi.

Temuan itu pun terjadi pada mereka yang sudah tua, di mana hampir dua pertiga dari penduduk yang usia lebih dari 75 tahun tidak punya risiko jantung. Hanya 8% yang memiliki risiko sedang dan tinggi.

Maka dari hasil inilah menunjukkan kalau orang-orang Suku Tsimane memiliki tingkat serangan penyakit jantung paling rendah didunia yang pernah tercatat hingga saat ini.

Para peneliti akhirnya menduga sangat rendahnya risiko serangan penyakit jantung di kalangan penduduk Suku Tsimane karena gaya hidup mereka, bukan karena faktor genetika.

Ini Rahasianya Suku Tsimane

Professor Hillard Kaplan, salah satu penulis studi dari University of New Mexico menjelaslkan — “Konsumsi lemak jenuh yang rendah dan karbohidrat non-olahan yang kaya serat, bersama dengan kebiasaan berburu binatang liar dan menangkap ikan, serta tidak merokok dan aktif sepanjang hari dianggap mampu mencegah terjadinya pengerasan pembuluh darah di jantung di kalangan Suku Tsimane.”

Professor Kaplan mengungkapkan gaya hidup dan diet yang tak sehat telah menjadi faktor risiko terjadinya pengerasan pembuluh darah.

Professor Kaplan — “Kami yakin cara hidup mereka lebih menyehatkan dibandngkan dengan populasi yang jarang bergerak.”

Walupun gaya hidup Suku Tsimane sangat berbeda dengan masyarakat modern, beberapa elemen yang mendasari kesehatan mereka bisa ditiru sehingga mampu menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

Foto: unm.edu

Seperti yang diketahui bahwa masyarakat modern tak banyak bergerak selama lebih dari setengah waktu aktif mereka (54%). Sementara masyarakat Suku Tsimane menghabiskan 90% waktu aktif mereka untuk bergerak.

Suku Tsimane banyak bergerak dengan berburu, mengumpulkan makanan, mencari ikan, dan juga bercocok tanam.

Kaum pria dari Suku Tsimane mampu menghabiskan rata-rata 6-7 jam waktu mereka untuk aktif secara fisik. Sementara kaum wanitanya rata-rata aktif selama 4-6 jam.

Diet mereka sebagian besar adalah karbohidrat non-olahan (72%) yang sangat kaya serat seperti beras, pisang raja, ubi kayu, jagung, kacang-kacangan dan juga buah-buahan.

Asupan protein mereka hanya 14% dari diet mereka yang diperoleh dari daging hewan.

” Diet mereka sangat rendah lemak dan hanya 14% dari keseluruhan diet. Ini sama dengan kurang lebih 38 gram lemak setiap hari,” kata studi tersebut.

Selain itu, aktivitas merokok sangat jarang ditemui dalam populasi Suku Tsimane. [HM/d]

Untuk melihat versi mobile yang dioptimalkan Klik disini.

COMMENTS