Neil, Perih

Ketika Pilihan Menjadi Sebuah Jawaban Single “Perih” Persembahan Neil. Memutuskan untuk memilih format solo dengan segala talenta yang dimiliki, akhir

Ketika Pilihan Menjadi Sebuah Jawaban Single “Perih” Persembahan Neil. Memutuskan untuk memilih format solo dengan segala talenta yang dimiliki, akhirnya Neil berhasil merampungkan single perdananya bersama Big Indie NAGASWARA.  Merilis single yang berjudul “Perih” ciptaanya sendiri, Neil mencoba menjajaki  ketatnya persaingan Industri Musik Tanah Air. Pengalaman bermusik yang telah didapatnya, dijadikan bahan pertimbangan yang matang, ketika menentukan konsep dan warna musik yang siap ditawarkan kepada pecinta musik Tanah Air. Neil dalam single “Perih” secara apik menyajikan kesederhanan yang layak di apresiasi.

Pernah menjadi salah satu vokalist band yang namanya cukup terkenal antara tahun 2007 dan 2008, Neil sempat merasakan sebuah tangga kesuksesan yang banyak di impikan semua musisi. Semua itu tidak tercipta dengan sendirinya, kerja keras dan konsistensi dirinya di dunia musik, menjadi andil besar dari semua itu. Walau akhirnya harus kembali memulai semua dari awal, membuatnya semakin matang dalam menciptakan karya. Pemuda yang sempat mengenyam penidikan di fakultas hukum Univ Brawijaya Malang ini, sempat mendapat tentangan dari orang tua, ketika dirinya memutuskan untuk menjadi musisi.

Single “Perih” yang akan menjadi jembatan untuk kembali menapaki tangga kesuksesan yang pernah diraihnya, adalah bentuk ekspresi lain dalam menggambarkan liku perjalanan hidupnya. Neil selalu merasa tertantang ketika apa yang dilakukannya belum mendapatkan hasil seperti yang diinginkan. Meski ada perbedaan ketika menjadi vokalist sebuah group band dan menjadi solois, diakui Neil dengan bahasa pilosofi “Kita” dan “Aku”. “Saya suka spirit anak band, karena tidak ada kata “Aku”, tapi “Kita”, namun ketika menjadi solois, adalah waktunya menunjukan siapa “Aku”, ungkapnya menerangkan pilosofi tersebut.

Simak single “Perih” hasil karya ciptanya. Disuguhkan dalam warna Pop Rock, dipadukan dengan lirik kuat dibeberapa bagian, yang menjadi salah satu kekuatan dari single ini. Secara global tema yang diangkat masih memilih tema cinta, sebagai central tema lagu yang dengan mudah bisa di apresiasi masyarakat. “Tema dari lagu ini adalah soal ketidaksetiaan, ketika pilihan adalah unsur terbesar dari sebuah cinta”, tambah Neil lagi tentang tema single tersebut. Semoga dalam keragaman Industri Musik Tanah Air saat ini, Neil dengan single “Perih” berhasil mencuri perhatian dan mendapatkan tempat terbesar di hati para pecinta musik Indonesia.***(PR)

COMMENTS