Selamatkan Musik Indonesia Save RBT

Selamatkan Musik Indonesia Save RBT

Rencana operator telekomunikasi yang akan menghentikan layanan SMS premium termasuk Ring Back Tone (RBT) tepat pukul 00.00 (18/10/2011) menuai protes

Aliza, Jalan Lagi Sama Aku
Nagaswara FM Top 40, 28 April 2012
FOS Aryo Wahab Berangkat ke Hyde Park London

Rencana operator telekomunikasi yang akan menghentikan layanan SMS premium termasuk Ring Back Tone (RBT) tepat pukul 00.00 (18/10/2011) menuai protes dari kalangan musisi.Meski hanya sementara, pemutusan layanan RBT akan mematikan industri musik karena kini 80 persen penghasilan industri musik berasal dari RBT. Setelah beberapa musisi mendatangi DPR dalam rangka memrotes penghentian RBT, kini giliran Produser Nagaswara, Rahayu Kertawiguna, angkat bicara mengenai masalah tersebut.

“Semoga pemerintah ambil kebijaksanaan yang tepat. Perusahaan label, musisi, artis, makanannya diambil. Kalau diambil ya jelas bingung. Justru pemerintah harus bijak, memberantas pembajakan. Industri ini andil kalau pemerintah bijak,” kata Rahayu saat ditemui di Hard Rock Cafe, Jakarta, Senin, 17 Oktober 2011.

Ia juga mempertanyakan jaminan pemerintah terhadap nasib musisi dan label apabila layanan RBT dihentikan. Pasalnya, pendapatan dari RBT sudah cukup baik dan label jarang bermasalah.

“Hanya beberapa yang nakal, akhirnya yang baik-baik jadi kena imbasnya,” ujarnya.

Badai Kerispatih sebagai musisi yang produktif juga angkat bicara mengenai rencana penutupan ini.”RBT menjadi semangat kita berkarya. Jujur ya kita bekerja sesuai dengan lahan kita dan menerima sesuai dengan hak kita. Jangan sampai hal itu diberantas masih banyak yang lebih penting untuk diberantas. Pemerintah bergeraklah sesuai hati nurani,” ujar Badai.

“Kami sangat tidak setuju sekali karena tidak ada hubungannya dengan pencurian pulsa.Mendingan jangan bakar lumbung padinya untuk mencari tikusnya,” kilah Andi vokalis Merpati band.

Namun Nagaswara sebagai bagian dari keluarga besar GAPERINDO (Gabungan Perusahaan Rekaman Indonesia )dan PAPPRI (Persatuan Artis Pencipta lagu dan Penata musik Rekaman Indonesia) menyatakan pointnya terhadap masalah ini:

Menolak Upaya Penghapusan RBT
Penggunaan RBT tidak ada kaitan dengan pencurian pulsa
Mendukung pernyataan MENKOINFO RI Bpk.Tifatul Sembiring {* dengan beberapa catatan)
Dukung dan selamatkan karya musik anak bangsa dengan menggunakan RBT
Pembajakkan karya cipta telah merubah peran RBT sebagai “periuk nasi” yang menghidupi para musisi
RBT adalah Rejeki Bantuan Tuhan yang patut disyukuri

Diikuti pernyataan tegas untuk pemerintah bersama masyarakat  segera tutup pusat penampungan Bajakkan CD/MP3/VCD/DVD/Software di Glodok… www.nagaswaramusic.com/ Ary/ Wendy

Untuk melihat versi mobile yang dioptimalkan Klik disini.

COMMENTS