The Painkiller Band Single Palsu

The Painkiller Band Single Palsu

The Painkiller Band merupakan band yang unik. Keempat personilnya memiliki darah dari berbagai negara. Maka, tak heran, band tersebut mengutamakan per

The Painkiller Band merupakan band yang unik. Keempat personilnya memiliki darah dari berbagai negara. Maka, tak heran, band tersebut mengutamakan persatuan dan perjuangan dalam kancah musik rock Indonesia.

The Painkiller resmi terbentuk pada 2008 lalu. Band tersebut mengusung genre rock. Sebelum mengubah nama The Painkiller, bandnya bernama Pains Killer.

“Di The Painkiller kita ingin fokus, dan ingin sesuatu yang baru dengan membuat konsep yang benar-benar baru, termasuk personel baru,” kata Aria, gitaris.

Band ini dimotori empat personil yakni, Tashe (vokalis), Aria (gitar), Maeda (bass) dan Reno (drum). Para personilnya unik, karena saling berbeda budaya, Keunikan ini otomatis saling melengkapi, serta berpengaruh dalam musik mereka.

Tashea adalah cewek cantik berkulit putih tinggi, dia belasteran texas, Amerika Serikat dan Medan, Maeda campuran Arab dan Indonesia, Reno keturunan China dan Indonesia. Sedangkan Aria asli Indonesia, Jawa dan Kalimantan.

Sebelum terbentuk The Painkiller, masing-masing personil sering ikut festival dan sempat masuk indie Label.

Dengan bermusik, The Painkiller bisa bersatu. Di antara mereka saling keterbatasan bahasa, namun dengan bermusik mereka bisa nyambung satu sama lain.

“Dari bahasa musik ini menyatukan keterbatasan bahasa. Makanya musik itu universal banget,” kata Aria.

The Painkiller menelurkan single hits, berjudul Palsu. Lagu tersebut bercerita tentang seseorang pasangan kekasih yang hanya mengumbar janji tanpa ada realisasinya.

“Tapi liriknya di sini lebih universal. Semua orang pernah mengalaminya, baik muda ataupun tua bisa mengena,” jelasnya.

Band ini diproduseri Abdee Slank. Dari gitaris Slank itu The Painkiller bergabung dengan label NAGASWARA.

“Kebetulan Mas Abdee kenal sma Pak Rahayu, dan juga NAGASWARA untuk bagus,” katanya.

Untuk fashion, band ini mengikuti perkembangan zaman. Artinya yang sedang in akan diikutinya.

“Pokoknya tampilan kita asyik banget dan sesuai dengan model fashion sekarang ini,” ujarnya. www.nagaswaramusic.com/ VITO

COMMENTS