We So Happy Band

We So Happy Band. Filosofi band satu ini, sepertinya patut diterapkan para ABG sekarang. Dalam kondisi apapun, tetap harus bahagia. Menerima kondisi a

We So Happy Band. Filosofi band satu ini, sepertinya patut diterapkan para ABG sekarang. Dalam kondisi apapun, tetap harus bahagia. Menerima kondisi apa adanya, sudah menjadi modal keharusan yang harus dipelajari. Makan tidak makan, asal ngumpul dan tersenyum. Orang tua punya uang, atau tidak ada uang, harus tetap dihormati. Karena itulah We So Happy Band, seperti angin berhembus kencang, meniupkan pesan itu. “Yang penting hembusannya tidak sampai menumbangkan pohon,” seloroh Yaya yang suka becanda itu.

We So happy awal mulanya dibentuk oleh Yaya. Mantan personel Lyla Band itu berkolaborasi bersama Ady pada bulan Ramadhan 2009 di Palu Sulawesi Tengah. Band inilah yang menjadi harapan sederhana mereka untuk menjadi wadah supaya selalu bisa bermain musik dan mencipta lagu. Dan kemudian, lahirlah sebuah karya-karya ciamik seperti beberap single di antaranya;   Masa Lalu Terindah, Tak Pantas, dan Mengapa Harus Aku.

We (are) so happy, yang berarti “kita selalu senang!” diambil dari keseharian mereka yang selalu menggila untuk mencari kesenangan, tersenyum untuk menghargai yang ada, dan tertawa saat kumpul bersama. “Kita sih merasa sebagai pejuang walaupun ada masalah yang begitu besar tetapi kita akan selalu berjuang untuk tetap “Happy!”,dan berjuang demi nilai-nilai sebuah karya besar. “Pernah suatu kali, kami tidak punya uang sama sekali, seharian hanya minum air putih,” ujar Yaya yang bertubuh kurus kerempeng ini.

Personel We So Happy digawangi oleh ADIEL MANDALA PUTRA atau Adiel pada Vocal. SUBHAN AYATULLAH RIDWAN atau Yhayha pada lead Guitar. REZHA RESPATIH alias Eja – Guitar, Back vocal. RINALDY FAHRUL atau Naldi memegang Bass. MOH. RIZKY, keyboard dan ANDI FUADY penabuh Drum.Yang membuat mereka terasa istimewa, menurut Yaya karena pengaturan ritme atau bead musik yang tidak selalu sama dengan pakem yang ada. Sedikit kekacauan namun menyiratkan warna abstrak yang cukup unik. Tapi yang penting tetap nyaman di telinga. Lalu apakah karena hal itu mereka terpaksa memilih aliran musik pop alternatif?

“Sebenarnya kita nggak milih genre ini sih, pop alternatif adalah salah satu pilihan dalam musik kita, soalnya kita biasanya bermain berdasarkan background musik yang berbeda-beda,” terang Yaya yang ternyata sekelas dengan Pasha Ungu SMA 2 Palu – Sulawesi Tengah. “Seperti aliran Brith pop, groove, Rock, dan punk melodic juga ada,” imbuh Adiel, vokal. Yaya sendiri sebenarnya seorang pencipta lagu yang idealis. Tetapi demi kepentingan masyarakat ia tetap membuat lagu bagus yang murah dicerna. Makanya, aliran pop alternatif, sekaligus menjadi titiktemu dari berbagai genre yang berbeda dari setiap personil. Dan memang semua personil “We So Happy” kalau sudah bergabung seakan menemukan soulmate dalam bermusik. Apalagi mereka semua sudah pernah memperdalam Jazz, Pop atau Rock, sehingga semakin membuat matang jiwa mereka dalam memainkan semua genre yang ada.

Tapi jangan dianggap gampang, orang-orang berdarah Palu, mengalir jiwa seni yang cukup kental. Sebut saja seperti Abdi Slank, Pasha Ungu, dan Reza Peterpan, mereka semua dari Palu. Menurut Indra Jaya (Pelonk), konseptor event, mereka ini ibarat mata pisau, cukup tajam. Apalagi perform We So Happy di atas panggung, tidak perlu diragukan lagi. Itulah kenapa, kehadiran Band satu ini, sering dinantikan oleh para remaja, atau ABG penikmat musik jaman sekarang.

Yaya menegaskan, musik di dalam single-single mereka, terinpirasi atau ter-influences oleh band-band kelas dunia seperti Cold Play, The Script, Owl city,Keane, The Fray, Angel & Airwaves, 30 Second to Mars, Five 4 Figthing, Maroon 5, One Republic, The Killers, Snow Patrol, Foo Fighter, dan sebagainya. Yang penting, mereka ini selalu positif thingking dalam berkarya dan mengolah materi lagu yang ada. Karena itu, olahraga menjadi salah satu kegiatan mereka di sela-sela kegiatan bermusik. Misalnya, Futsal, sepeda santai, berenang, game, dan Main musik adalah segalanya!

Menariknya, pengalaman ketika pertama We So Happy membawakan lagu kami di depan umum dan mendapat antusias yang sungguh di luar perkiraan. Hingga kini mereka sudah tampil di COMMUNITY DAY 2009, Mall TATURA (PALU), – PSS 2010 – SMANSA (PALU), Juara 3 SAMPOERNA Amild live wanted regional MANADO 2010 – CORNER Cafe (MANADO) – Juara 2 fest KEMILAU SULAWESI (Visit INDONESIA) 2010 – GOLNI (PALU), A Mild Live Wanted, LA Indie Vestifal 2010, BLok M Mall, Extreme Truck Musik dll. Kim Sadewa We So Happy Band.

We So Happy Band

We So Happy Band

We So Happy Band

COMMENTS