Connect with us

Temen NAGASWARA

Kaleidoskop Nagaswara 2010

Berdiri sejak tahun 1999 PT. NAGA SWARA SAKTI selalu berkonsisten di dunia industri musik.  Tahun demi tahun terlewati,  semakin menunjukkan perkembangan NAGASWARA sebagai sebuah label musik dan publishing terdepan dalam mewarnai musik Indonesia. Semangat kebersamaan untuk terus berkembang menuai berkah untuk Nagaswara menjadi besar seperti sekarang. Julukan sebagai “peternak artis dan band” punmelekat pada CEO Nagasawara Rahayu Kertawiguna. Ini tidak lain akibat agresifnya Nagaswara denganpeningkatan tajam jumlah artis yang bernaung di dalamnya hingga mencapai 375 artis.

Tahun 2010 yang belum lama berlalu, Nagaswara telah menulis prestasi dalam dunia musik Indonesia dengan perhelatan akbar Nagaswara Music Awards. Sebuah prestasi untuk sebuah label musik dengan apresiasinya memandang karya musik. Bahkan sehari setelah perhelatan tersebut, Nagaswara kembali menoreh penghargaan sebagai The Best Label 2010 Indigo Award. Nagaswara mendapat penghargaan atas apresiasinya bagi industri musik digital anak negeri yang dinilai berhasil dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Januari 2010

WALI yang terkenal dengan hits “Cari Jodoh” berhasil mendapatkan rekor MURI. Grup band yang terdiri dari Apoy (gitar), Faang (vokalis), Tommy (drum) dan Ovie (keyboard) ini dinobatkan sebagai pencetak jumlah RBT yang paling banyak dan tercepat diunduh oleh sekitar 8 juta orang hanya dalam waktu 2 bulan.

Bulan ini juga merupakan ulang tahun pertama NAGASWARA Magazine bertepatan dengan ulang tahun CEO NAGASWARA Rahayu Kertawiguna, ke-45. NAGASWARA Magazine semakin diminati dengan berita-berita yang menarik, sedangkan Rahayu Kertawiguna makin dikenal sebagai produser bertangan dingin penghasil band-band papan atas dengan lagu-lagu hits.

Februari 2010

NAGASWARA turut berbagi “Kasih Sayang” di Hari Valentine dengan merilis Album kompilasi Valentine Days 2010. Album kompilasi yang diberi judul “Cintaku Cintamu Cinta-Nya” ini mempersembahkan 14 lagu terbaik spesial untuk Valentine’s Day.

Sementara itu guna mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan narkoba, para personil Kerispatih dan sejumlah penyanyi di bawah naungan NAGASWARA hadir di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

Maret 2010

ZIVILIA me-launching single hits “Aishiteru”. Single bergenre pop Melayu yang dikombinasikan dengan style Jepang ini kemudian sangat diminati pecinta musik Indonesia. Bahkan kemudian banyak prestasi ditorehkan oleh ZIVILIA hanya dengan satu single-nya.

WALI kembali menorehkan sejarah dengan menjadi grup musik pertama yang melakukan syuting video klip di Kairo, Mesir. WALI memilih Pyramid, salah satu dari 7 keajaiban dunia sebagai lokasi syuting.

April 2010

Radio NAGASWARA FM Radiotemen di-launching. NAGASWARA FM merupakan satu-satunya radio yang dimiliki oleh label rekaman. Berlokasi di Jalan Lawang Gintung no. 27 Batu Tulis Bogor, NAGASWARA FM diharapkan dapat menjadi suatu wadah yang bermanfaat bagi insan musik di tanah air.

Single “Cari Jodoh” dan “Baik-baik Sayang” milik band Wali go internasional. Kepastian itu diungkapkan Manfred Holtz, produser dari penyanyi Fabrizio Faniello yang menyanyikan dua lagu tersebut dalam versi Bahasa Inggris. “Cari Jodoh” menjadi “I No Can Do” dan “Baik-baik Sayang” menjadi “My Heart is Asking You”.

Mei 2010

Dalam ajang SCTV Music Awards 2010 WALI menyabet 3 penghargaan sekaligus, RBT Terlaris dan Lagu Paling Ngetop untuk Baik-Baik Sayang serta Album Terfavorit untuk Grup Pop Duo. Artis NAGASWARA lainnya, The Virgin pun berhasil meraih penghargaan Album Pendatang Baru Duo/Group Terbaik.

Sedangkan, di acara ulang tahun Telkomsel ke-15, WALI mendapat penghargaan sebagai The best Artist of Digital Music 2009/2010. Sedangkan NAGASWARA dinobatkan sebagai The Best Partner of Digital Music. Penghargaan ini menunjukkan hubungan kerjasama yang baik antara label dan provider.

Pasca keluarnya Sammy dari posisi vokalis KERISPATIH karena kasus narkoba, KERISPATIH menemukan vokalis baru pengganti Sammy, yakni Fandy Santoso. Pemuda kelahiran Jember, Jawa Timur, 26 April 1985 itu dianggap mampu mengisi kekosongan kursi vokalis Kerispatih.

Juni 2010

Di perhelatan tahunan AMI Award 2010 ke-13, WALI mendapat penghargaan TOP i-ring dari INDOSAT untuk kategori top download. NAGASWARA menambah armada artisnya dengan bergabungnya TRIO MACAN.

Juli 2010

Eksistensi NAGASWARA sebagai sebuah label rekaman, tidak hanya diakui industri musik Tanah Air, namun juga kalangan akademisi. Sejumlah 50 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AMIKOM mengadakan studi banding ke NAGASWARA untuk mengetahu bisnis musik.

Keith Martin memilih NAGASWARA sebagai label tempatnya bernaung dalam berkarir di Indonesia. Keith merilis lagu Just For Me dan berharap menciptakan lagu-lagu baru lainnya sehingga menambah harmoni pasar musik negeri ini.

NAGASWARA meliris album dari band-band rock di Indonesia seperti Koil, Endank Soekamti, Alas Roban, The Dance Company dan lain-lain. Ini membuktikan kalau NAGASWARA bukan label artis bergenre Melayu.

Agustus 2010

Single “I No Can Do” yang dinyanyikan Fabrizio Faniello mendapat sambutan luar biasa dengan melesat dan menduduki puncak 20 Tangga Lagu Eurovision atau “Top 20 Eurovision” selama 4 minggu berturut-turut!. Setelah bergabung dengan label NAGASWARA, Ruth Sahanaya me-launching album Thankfull. Album ini juga menandai perjalanan karir Ruth Sahanaya di dunia musik yang telah ia jalani selama 25 tahun.

Selain diva pop Ruth Sahanaya, RADJA juga bergabung dengan NAGASWARA sekaligus memperkenalkan dua personil baru setelah Ian dan Moldy ditinggal pemain bass dan drum-nya. Personil baru mereka adalah M. Fiddin (drumer), Oji (bas) dan Aldy (keyboardis).

September

Ramadhan tahun 2010 WALI merilis ulang 2 single religi mereka, yakni “Tobat Maksiat” dan “Mari Sholawat”.  Single Tobat Maksiat menduduki posisi puncak di TOP RBT Telkomsel. Demikian juga dengan single “Cinta Satu Malam” milik Melinda merupakan top RBT teratas di XL.

The Sister meluncurkan single dan video klip kedua, berjudul Tak lagi Bisa. Kakak-beradik Shireen dan Zaskia Sungkar mengatakan dalam single dari album Keajaiban Cinta itu keduanya lebih dewasa.

Oktober

Ussy kembali lagi ke konsep girly dan bergabung dengan NAGASWARA. Bersamaan dengan hal tersebut, Ussy meluncurkan single ketiganya Aku Cinta Kamu, Titik!. Dia mengaku kembali ke konsep girly atas dasar permintaan penggemarnya.

The Dance Company tidak hanya membikin lagu untuk kalangan remaja dan dewasa. TDC membuat proyek TDC for Kids dan meluncurkan lagu anak-anak. Ini dilakukan untuk mengisi kekosongan lagu anak-anak di Indonesia.

Di balik persoalan yang masih melilit band Peterpan, satu personil dan dua mantan personil band itu membentuk band baru dengan mengandeng NAGASWARA sebagai label. Jika Reza (drumer) Peterpan memproduseri band bernama Orange, maka Andhika dan Indra, menjadi produser untuk band Jirane dan Seiya.

November

Atas undangan sebuah provider terkenal di Hongkong, WALI menggelar “Konser Sahabat Setia Smartone” di Queen Elizabeth Stadium Hongkong. Selain WALI, tampil juga artis NAGASWARA lain seperti HELLO band, Zivilia dan Trio Macan. Mereka pun mendapat penghargaan dari Smartone

Di lain pihak, band pendatang baru Dadali, secara fenomenal videonya di youtube sudah dilihat oleh sekitar 1 juta Viewer dalam 4 bulan. Setelah Ruth Sahanaya, satu lagi diva pop Indonesia yang bergabung dengan NAGASWARA, yakni Titi DJ.

December

NAGASWARA MUSIC AWARDS 2010 yang berlangsung meriah dan penuh kejutan Selasa malam, 7 Desember 2010 di Istora Senayan Jakarta. Acara ini juga menjadi ajang berkumpulnya smeua artis NAGASWARA yang berbeda-beda genre, usia dan warganegara.

Akhir tahun, solois perempuan pendatang baru SONJA meraih penghargaan top RBT di INDOSAT. SONJA merupakan pelantun pop balad berjudul “Instingku”.

Demikian beberapa catatan NAGASWARA di tahun 2010. NAGASWARA MAGAZINE memuatnya karena pada awal tahun baru harapan dan tekad mulai dibangun. Itulah sebabnya mengapa bulan pertama di awal tahun disebut “Januari”. Januari berasal dari nama dewa orang Romawi, yakni Januarius, seorang dewa yang dilukiskan dengan dua kepala, masing-masing kepala memiliki dua mata dan kedua mata itu selalu memandang ke arah yang berlainan. Sebuah makna Januari adalah bulan awal tahun yang mendorong melihat ke belakang untuk introspeksi dalam menatap ke depan untuk mengukir prestasi kembali. TIM NMC

Temen NAGASWARA

Christian Bautista & Delon Luncurkan Single We Are Here

Christian Bautista & Delon Luncurkan Single We Are Here

Sejak awal kemunculan keduanya lewat ajang pencarian bakat menyanyi, banyak orang yang berharap agar Delon (juara “Indonesian Idol” tahun 2004) dan Christian Bautista (grandfinalis ajang “Star in a Million” Filipina tahun 2003). PT Naga Swarasakti dan Universal Records, INC. mewujudkan harapan tersebut di tahun 2020 ini. Christian Bautista akhirnya berduet dengan Delon lewat single yang berjudul “We Are Here”.

Single yang berisi tentang semangat di tengah kesulitan (saat ini hampir di seluruh dunia tengah terkena pandemi Covid-19) adalah sebuah karya spesial dari Christian Bautista. Delon menyebut, ia sempat bertemu dengan Christian dalam sebuah acara konser musik. Christian kemudian menawarkan project duet tersebut. Duet dengan Christian yang populer lewat lagu “The Way You Look At Me” itu dianggap Delon sebagai tantangan tersendiri.

Dari sisi musik, lagu “We Are Here” diaransemen oleh Daniel Thamrin dengan genre Pop, sehingga kolaborasi duet antara Delon & Christian terasa easy listening karena kekompakan dalam pembagian part lirik menyatu padu lewat suara khas dan berkualitas serta mumpuni dari keduanya.

Karena kendala wabah Covid-19, baik Christian maupun Delon merekam suara mereka di negara masing-masing. Delon merekam suaranya di NAGASWARA (Indonesia), sementara Christian di Filipina. Delon berharap lewat lagu ini ia dan Christian dapat menginspirasi banyak orang untuk tetap bersabar menghadapi pandemi yang sudah mencabut banyak nyawa manusia itu.

Christian Bautista, asal Imus-Filipina, sebelumnya diketahui pernah berduet dengan penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) tahun 2010. Sementara Delon, pernah berduet dengan penyanyi legendaris Jepang, Mayumi Itsuwa tahun 2006. Selain bernyanyi, Delon dan Christian juga memiliki banyak kesamaan sebagai penghibur, termasuk aktor.

Semoga kehadiran single “We Are Here” ini bisa menyatukan para penggemar Delon & Christian Bautista di Indonesia & Filipina dan negara-negara mancanegara. (PR)

Continue Reading

Temen NAGASWARA

Andara Perkenalkan Single Perdana Goyang Dendeng Balado

Andara Perkenalkan Single Perdana Goyang Dendeng Balado

Andara adalah wanita kelahiran Solok, O7-07-1992 yaitu salah satu kabupaten yang ada di daerah Sumatera Barat. Tapi, kini ia tinggal di kabupaten Dharmaseraya, Padang, Sumatera Barat. Namun kedua orang tuanya berasal dari pulau Jawa, yang berhijrah ke Sumatera Barat.

Andara, sejak tahun 2012 disana dikenal sebagai penyanyi dari panggung ke panggung. Banyak sudah acara-acara of air yang sudah ia lakoni sebagai penyanyi yang membuatnya paham akan dunia panggung hiburan. Andara sendiri memang sejak kecil sudah memiliki bakat menyanyi dan menyukai dunia tarik suara.Untuk prestasi dibidang lain ketika Sekolah Dasar ia pernah mengikuti ajang Pekan Olahraga Daerah (PORDA) ikut lomba lari 100 meter, dan ia menjadi juara 1.

Lagu “Goyang Dendeng Balado” ciptaan Yanto Sari, menjadi lagu baru milik Andara yang siap dirilis paska lebaran Idul Fitri tahun 2020 ini. Lagu yang bercerita tentang goyangan seorang Biduanita asal Padang, yang goyanganya diibaratkan dengan lezatnya masakan Dendeng Balado yang dimakan dengan enaknya nasi dari beras Solok yang sudah terkenal di Padang, Sumatera Barat.

Konsep musik yang diaransemen oleh Yanto Sari ini bergenre DanceDhut dengan irama musik yang enak dibuat bergoyang apalagi dipadukan dengan suara khas dari Andara, membuat lagu “Goyang Dendeng Balado” ini layak untuk dipersembahkan kepada para penikmat musik.

Proses pertama kali Andara masuk dapur rekaman NAGASWARA berawal dari perkenalannnya dengan Yanto Sari pencipta hits single “Goyang Nasi Padang” yang dinyanyikan oleh Duo Anggrek. Kaget dan bercampur tidak percaya seorang pencipta terkenal mau nge DM Andara, pikirnya waktu itu.

Tapi, ternyata Yanto Sari berhasil meyakinkannya. Singkat cerita ia diajak untuk take vokal rekaman lagu “Goyang Dendeng Balado”, karena menurut Yanto Sari selain Andara orang Padang, ia pun cocok untuk membawakan lagu ini. Kemudian hasil rekaman dikirimkan ke Jakarta ke CEO NAGASWARA, Bapak Rahayu Kertawiguna, dan ternyata gayungpun bersambut Andara langsung disodori untuk kontrak sebagai artis dan penyanyi yang bergabung di label NAGASWARA.

Kini, Andara sudah menjadi penyanyi NAGASWARA dan merilis sebuah single baru “Goyang Dendeng Balado”. Ia mengaku walau ia belum memiliki nama fans tapi jika ia sedang di panggung para penonton sering meneriakinya dengan sebutan Andara Murka. Karena menurut para penonton ketika ia berjoget membuat suasanananya menjadi heboh.

Dari sisi tampilan, Andara memiliki cir khas, ia selalu tampil menggunakan kaos kaki beda warna, atau kadang sepatunya yang berbeda warna. Ada satu ciri khasnya lagi yaitu ketika di akhir lagu ia selalu berteriak..sudaaaaaahhh dengan nada yang panjang.

Harapannya semoga lagunya diterima dengan baik dikalangan pecinta musik tanah air. Lagunya disukai banyak orang, dan yang terpenting semoga lagu ini bisa membawa harum nama Sumatera Barat menjadi lebih terkenal lagi. (PR NAGASWARA)

Continue Reading

Temen NAGASWARA

NEXGEN Debut Single Berjudul Kesan Pertama

NEXGEN Debut Single Berjudul Kesan Pertama

Nama NEXGEN adalah kepanjangan dari Next Generation yang merupakan bentukan dari anak-anak muda yang kreatif dan berpenampilan kekinian. Mereka adalah bagian dari generasi-generasi fresh & smart yang siap memberikan kejutan yang baru ditengah kekosongan boysband tanah air Indonesia.

Selain memiliki kemampuan untuk bernyanyi yang baik dan penampilan yang keren keren, ke empat remaja itu juga dikenal lewat latar belakang mereka di dunia model, akting, pendidikan dan olahraga. Semangat boysband yang mereka usungpun terasa sangat spesial dan benar-benar mewakili generasi muda kekinian. Kelebihan lain dari mereka bisa bermain alat musik seperti piano, gitar, bass, drum dan lain-lain.

Mereka terdiri dari empat personil yaitu Emiliano Cortizo, Maxhen Bakary, Trayen Kaligis dan Chrisher Noya yang dibalut dalam nama NEXGEN sebagai identitas mereka di industri musik. Dan kehadiran mereka diyakini sebagai generasi baru boysband yang akan bersinar terang.

“Awal banget boyband ini ada Emil and Max, tapi dengan nama band yang berbeda. Trus pas dipikir-pikir, mending nambah personil biar tambah fun and rame. Jadi, biar cewe-cewek bingung, sementara cowoknya lebih banyak pilihan,” terang Emil, salah satu personil NEXGEN saat dihubungi NAGASWARA News, Rabu (13/5/2020).

Menurut Emil, alasan utama NEXGEN dipilih menjadi nama grup boyband  ia dan rekan-rekannya karena makna. NEXGEN artinya “generasi selanjutnya”. Kata tersebut juga mengandung arti “berbeda dari boyband-boyband yang pernah ada”. Nama fanbasenyapun adalah NGX (yaitu family fansbase dari NEXGEN).

“NEXGEN  juga memberikan nuansa musik energik untuk anak muda, dan selow untuk yang broken heart. Enjoy untuk semua kalangan,” tambah Emil yang sudah bermain di sejumlah sinetron dan FTV itu.

Dengan usia rata-rata masih belasan tahun, sementara Emil sendiri masih berusia 15 dan masih duduk di kelas 3 SMP (Winsor School), tentunya mereka masih memiliki semangat dan antusias yang cukup tinggi.

Kini mereka tengah mempersiapkan single perdana berjudul “Kesan Pertama” ciptaan Queen Anthonie yang bercerita tentang kesan pertama seorang cowok yang terpesona melihat seorang cewek yang begitu manis dan cantik pada pandangan pertama.

Dari sisi musik untuk lagu “Kesan Pertama” lebih ngepop dengan irama yang fun, energic dan menyentuh hati. Musinya sendiri di garap oleh Martin Koehun & Erwin Hadinata GME.

“Tentu kita semangat, awalnya kita band, tapi kayaknya lebih pas bikin boysband, dan kita punya keyakinan bakal sukses dan kita mikirnya gitu,” paparnya.

NEXGEN sendiri memiliki konsep berbeda dengan kejutan yang layak dinantikan. Mereka ingin menjadi boysband no 1 di Indonesia dan bisa go international. NEXGEN akan memberikan kesan pertama yang akan selalu tersimpan di hati The Next Generation Zaman Now. (PR NAGASWARA)

Continue Reading