Connect with us

Temen Musik

Musik Temen NAGASWARA FM

Musik Temen adalah acara on air Nagaswara FM setiap sabtu 17.00 – 17.45 WIB memutarkan lagu dari band/duo/solo yang lagunya sudah dikirimkan ke Nagaswara FM bogor (GRATIS, GRATIS), melalui post/email/website. Adapun ketentuan pengiriman lagu ke acara Musik Temen :

1. Demo bentuk CD/mp3/wav, khusus mp3 320 kbps 44100 hz
2. Kiriman demo lagu dibatasi paling banyak 2 lagu
3. Kualitas audio standar radio broadcast
4. Tidak terikat kontrak dengan label manapun
5. Lagu yang dikirim tidak sedang/sudah diedarkan dimanapun (bentuk fisik (CD/Kaset dll) atau digital (RBT,Conten Provider) dll)
6. Lagu yang memenuhi syarat 1-5 akan diputar rundom di acara Musik Temen setiap Sabtu 17.00 – 17.45
7. Lagu yang dikirimkan bukan demo untuk mengajukan menjadi artis Nagaswara, khusus demo untuk mengajukan diri menjadi artis nagaswara silahkan baca lengkapnya di http://www.nagaswara.co.id/

Musik Temen

Acara Musik Temen Digelar April 2009 – April 2010.

Demo lagu untuk acara Musik Temen
Dikirim ke :

“Musik Temen”
Nagaswara FM Bogor
Jl. Lawanggintung No. 27
Batutulis – Bogor 16133
e-mail : musiktemen@nagaswarafm.com

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Temen Musik

Nirwana Band Ingin Pembaruan di Musik Pasca Covid-19

Banyak optimisme yang disimpan dibenak para musisi untuk kelanjutan dunia musik selepas pandemi Covid-19 berlalu. Hal senada juga diungkapkan oleh para personil band Nirwana. Mereka berharap, selepas wabah corona mereda, dunia musik akan tampil lebih fresh dengan beragam pembaruan.

“Keren banget, jika ada suatu pembaruan yang inovatif di bidang musik saat paska Covid-19 nanti, terutama dalam pementasan musik di panggung,” ujar Hendry, drumer Nirwana saat dihubungi NAGASWARA News, Jumat (12/6/2020).

Meski para musisi tak bisa manggung secara langsung selama wabah corona berlangsung dalam tiga bukan terakhir, kreativitas mereka tak lantas ikut mati. Dengan bantuan teknologi multimedia misalnya, banyak konser dengan sebutan “konser dari rumah” dapat tetap dilangsungkan.

Personil Nirwana Band Ingin Pembaruan di Musik Paska Covid-19

“Seperti konser virtual yang dipelopori almarhum Didi Kempot dan Iwan Fals baru-baru ini, itu sebuah terobosan baru. Kalau bisa nantinya paska Covid-19, ada yang lebih gilak lagi terobosannya,” lanjut Deden, gitaris Nirwana dalam kesempatan terpisah.

Nirwana yang beranggotakan Uzil (vokal), Hendry (drum), Deden (gitar), dan Dede (bas) juga tidak berkegiatan seperti layaknya hari-hari biasa di masa pendemi corona sekarang. Namun, kesempatan selama di rumah, mereka manfaatkan untuk menciptakan lagu. Keterbatasan selama tiga bulan terakhir ini pun diyakini tidak akan membuat industri musik mundur.

“Karena saya yakin, di bidang kreatif musik selalu bergerak maju dan populer asal dilakukan secara masif,” tambah Deden. www.nagaswara.co.id (BBM)

Continue Reading

Temen Musik

Album Nagaswara Salam Religi Ajak Seniman Karya Kebaikan

Indonesia sedang sakit menjadi ungkapan keprihatinan yang dilontarkan pengurus organisasi wanita Bela Negara Srikandi sekaligus penyanyi dangdut Fitri Carlina. Ungkapan Fitri Carlina melihat kondisi Indonesia yang dalam penilaian pelantun ” ABG Tua” sudah memprihatinkan. Bahkan kondisi ini tidak terjadi di Indonesia saja bahkan menjadi wabah global.

“Di dunia saat ini sudah menjadi isu global.Sekarang dunia sedang menghadapi cobaan berat mulai dari Timur tengah hingga ke Philipina . Bahkan di Indonesia teman dekat yang biasa kita curhat curhatan sekarang malah jadi musuhan karena beda pilihan. Padahal jika dirunut dari awalnya berdiri Indonesia tidak melihat perbedaan tapi keberagaman itu yang kuatkan kita. Semoga semua lapisan masyarakat bisa mendengar pesan kebaikan dalam album salam religi . Bahwa kita itu tidaklah berbeda kita ini makhluk sama ciptaan Tuhan dan semua sama di mata Tuhan . Harusnya tiada permusuhan malah persaudaraan yang kuat,” jelas Fitri Carlina di Al Jazeraa Resto Menteng Jakarta Pusat (12/6/2017).

Pernyataan Fitri Carlina menjadi faktor pentingnya pesan dalam album “Salam Religi” bisa tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Karena itu CEO Nagaswara Rahayu Kertawiguna juga mengingatkan untuk para seniman bisa terus berkarya dengan pesan positif dan meraih kebaikkan .

“Sudah menjadi ibadah untuk seniman mengemas karya religi. Karena itu di NAGASWARA saya membebaskan untuk seniman mengeluarkan karya religinya sesuai dengan keyakinannya . Seniman harus kembali ke fungsinya menjadi sosok masyarakat yang terus mengeluarkan karya dengan pesan kebaikkan demi Negaranya” pungkas Rahayu Kertawiguna. www.nagaswara.co.id/Ary

Continue Reading

Temen Musik

Tunggu Single Panturaan Susi Ngapak di Second Single

Nama Susi Ngapak, memang sudah kuat di Pantura. Menurut CEO NAGASWARA Rahayu Kertawiguna, sekarang ingin melebarkan pasar bagi penyanyi jebolan Bintang Pantura 3 ini.

Namun beliau berjanji, kalau penggemarnya ingin menikmati bahasa Panturaan dari Susi, bisa dinantikan di single berikutnya. Tapi sekarang, boleh dicoba dulu taste dari single KUPER, yang tak kalah mantap rasanya.

“Memang saya memberikan tatanan (musik) yang lain supaya pasarnya bisa lebih luas, jadi kalau penggemarnya mau bahasa Pantura-an ya di second single,” terang Produser Eksekutif, Rahayu Kertawiguna, kepada wartawan yang hadir di Aromanis Resto Jakarta, Kamis (27/04/2017).

Susi Ngapak, merupakan penyanyi yang dikenal lewat ajang pencarian bakat “Bintang Pantura 3” yang digelar stasiun televisi Indosiar. Susi memiliki nama lengkap Susiowati kelahiran 1991, berhasil membanggakan dan mengharumkan nama kampung halaman di Banyumas, Jawa Tengah, dengan meraih posisi juara 2 “Bintang Pantura 3” Indosiar.

Terlahir dari keluarga sederhana, Susi memang sudah mandiri sejak kecil, pernah waktu kelas 2 sekolah SD, Susi jualan Dawet keliling kampung. Dengan diberi komisi seribu rupiah perharinya.

Kemudian pada suatu saat pernah punya keinginan mengganti sepatu usangnya dengan sepatu baru dengan harga tigaratus ribu rupiah, Susi mesti rela menyisihkan uang sebesar seribu rupiah setiap harinya, sampai terkumpul selama satu bulan, barulah ia bisa memiliki sepatu baru yang ia idam-idamkan. www.nagaswara.co.id/KimSadewa (KlikJuga www.Diberitain.com)

Continue Reading