Connect with us

Temen Artis

Susi Ngapak, Hidup Penuh Warna Seperti Lolipop

Susi Ngapak, Hidup Penuh Warna Seperti Lolipop

Di mata penyanyi Susi Ngapak, kehidupan itu penuh warna-warni. Pun perjalanan yang ia lalui bersama pasangan hidupnya. Selalu ada cerita suka dan duka. Hal tersebut mengilhami Susi untuk kemudian menciptakan lagu berjudul “Lolipop”.

“Hidup itu berwarna warni. Tp jangan lupa..kalo di antara warna tersebut ada warna gelap juga ya?,” tulis Susi Ngapak dalam akun Instagramnya @susi_ngapak_cihuy seperti yang dilihat NAGASWARA News, Senin (8/6/2020).

Meski menggambarkan hidup tak ubahnya dengan “Lolipop”, Susi tetap menyebut rasanya tak semanis rasa permen itu. Jika “Lolipop” rasanya manis, hidup masih menyisakan kepahitan.

“Hidup itu tidak semanis lolipop gaess…buktinya lolipop sama gingsulku manisan gingsulku eaaaaa. Ora nyambung mbok,” tambah Susi dengan gaya candaan khasnya.

Susi Ngapak, Hidup Penuh Warna Seperti Lolipop

Single dan video musik “Lollipop” milik Susi Ngapak sendiri sudah diperkenalkan NAGASWARA sejak bulan Februari 2020 yang lalu. Namun karena Indonesia mulai masuk ke dalam sebaran pandemi corona pada bulan Maret, lagu tersebut belum banyak dinyanyikan Susi di panggung.

“Harapannya biar wabah corona ni bisa cepat selesai, dan Susi bisa segera manggung dan nyanyiin lagu ‘Lolipop’,” kata Susi Ngapak saat dihubungi NAGASWARA News, Senin (8/6/2020) pagi.

Hingga saat ini, Susi Ngapak sudah merilis empat buah lagu karya cipta musisi lain, dan “Lolipop” yang ia ciptakan sendiri. Lewat lagu ini, Susi mengaku tampil di luar kebiasaanya. Baik saat bernyanyi atau tampil di video klip, Susi mengatakan dirinya sok imut dan sok cantik.

“Untuk membawakan lagu ini beda banget dengan Susi sebelumnya. Susi yang jarang sok imut, sok cantik, tapi dalam membawakan ‘Lolipop’ kelihatan imut dan cantiknya. Penampilan warna warni dan lebih kayak anak-anak juga ada di video klipnya,” tambah penyanyi bernama asli Lis Susanti itu polos. www.nagaswara.co.id (aa)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Temen Artis

Cintya Saskara Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

Cintya Saskara Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

Cintya Saskara turut merasakan ganasnya pandemi corona. Diakui oleh pelantun single “Ulek Cinta” ini, bahwa pendapatannya turun karena banyak job yang ditunda imbas virus corona. Bahkan hasil penjualan usaha bulu mata lentiknya pun turun drastis.

“Iya, sebelumnya bulan Januari kan pekerjaanku masih ada. Kerjaan sampai tahun depan, ada yang pernikahan juga,” ungkap pelantun single “Mari Bergoyang” ini kepada NAGASWARA News, Senin (29/6/2020).

Diperkirakan, kerugian yang dialami Cintya selama pandemi Covid-19 menembus angka ratusan jutaan rupiah. Sebab menurutnya, dalam satu bulan biasanya banyak pesanan bulu mata dan beberapa sekdul manggung.

“Jutaan sudah pasti. Kan lumayan ramai penjualan bulu mata aku itu tadinya,” jelasnya.

Tingginya kerugian benar-benar berpengaruh pada keuangan Cintya. Apalagi bila menilik besaran biaya bulanan yang harus dia tanggung.

“Kerasa banget kan. Aku punya cicilan banyak. Ada rumah, ada kantor, ada gaji pegawai yang kita baru bentuk. Aku baru bikin kantor, baru sebulan kita running sudah kejadian, dan harus bayar per bulan. Lama-lama kantong enggak tahu juga nih,” bebernya. www.nagaswara.co.id [KimSadewa]

Continue Reading

Temen Artis

Susi Ngapak, “Inyong Juga Wis Pengen Konser”

Susi Ngapak, “Inyong Juga Wis Pengen Konser”

Pedangdut Susi Ngapak mengungkapkan keinginannya untuk segera kembali ke panggung. Hal tersebut diungkapkan pelantun single “Lolipop” itu saat mengomentari video Aida Zaskia saat tampil mengisi acara di Wisma Atlit, Kemayoran, Jakarta Pusat, akhir pekan kemarin.

“Inyong kapan kie konserrr. Inyong juga wis pengen konser,” tulis Susi Ngapak mengomentari postingan video Aida Zaskia yang diupload oleh sebuah akun gosip, Senin (29/6/2020).

Sama dengan para musisi lain, Susi Ngapak juga terpaksa harus jauh-jauh dari panggung musik dalam empat bulan terakhir sejak virus corona (Covid-19) mewabah di tanah air. Pemerintah mengeluarkan larangan berkumpul, termasuk penyelenggaraan panggung-panggung musik, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Saat ini diketahui Susi Ngapak masih berada di kampung halamannya di Banyumas, Jawa Tengah. Untuk mengisi waktu akibat orderan manggung yang nihil, juara 2 “Bintang Pantura 3” Indosiar berjualan beragam jenis kue.

“Awalnya iseng-iseng. Lock down, bingung. Neh… iseng-iseng bikin kue. Post di IG, malah banyak yang pesan. Daripada nganggur, hanya terdiam dan ngeluh,” tulis Susi Ngapak di akun Instagramnya @susi_ngapak_cihuy seperti yang dilihat NAGASWARA News beberapa waktu lalu.

Belakangan, di tengah kondisi penerapan New Normal, Kapolri mencabut maklumat soal larangan kerumunan. Hal ini memberi angin segar kepada para musisi untuk segera dapat kembali bekerja. Susi mengaku senang jika kondisi dunia musik tanah air sudah bergairah lagi.

“Senang sekali kalau sudah boleh. Doain ya semoga bisa secepatnya naik panggung, konser lagi,” ucap Susi saat dihubungi NAGASWARA News, Senin (29/6/2020). www.nagaswara.co.id (aa)

Continue Reading

Temen Artis

Marisha Putri Bangga Menjadi WNI

Marisha Putri Bangga Menjadi WNI

Dibesarkan dan menjadi warga negara Malaysia, merupakan takdir dan pengalaman tidak terlupakan dari pelantun “Terlanjur Kaya”, Marisha Putri. Malaysia juga sempat menjadi negara untuk dirinya berkarir dan mencari penghasilan.

Namun, kecintaannya pada dunia entertaint membuat penyanyi keturunan Sunda-Malaysia ini mengubah status negaranya. Kini, perempuan cantik itu bangga memamerkan statusnya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

“Sudah sekitar 6 tahunan aku memilih Warga Negara Indonesia ikut ibu. Selain itu lebih ke peluang di dunia hiburan aja. Indonesia lebih pesat perkembangannya dibandingkan Malaysia,” ungkap Marisha Putri di NAGASWARA, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2020).

Keputusan pindah warga negara diakui Marisha Putri cukup memberatkan hatinya. Namun, ia tetap meyakini bahwa Indonesia maupun Malaysia, akan selalu menjadi tempatnya untuk berkarya.

“Ya, job di Malaysia juga masih berdatangan sebelum ada Covid-19. Aku sering bolak-balik Malaysia Indonesia,” pungkas perempuan kelahiran Medan, Sumatera Utara, tahun 1994 itu. www.nagaswara.co.id (ary)

Continue Reading