Connect with us

Ngintip

Lebaran Sehat Saat Pandemi

Lebaran Sehat Saat Pandemi

Lebaran menjadi momentum masyarakat Indonesia khususnya umat muslim untuk saling bersilaturahmi. Namun, Idul Fitri tahun ini masih dirayakan di tengan pandemi COVID-19. Meski demikian, lebaran masih tetap bisa dilakukan dengan penuh semangat. Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan larangan mudik pada tahun ini. Hal itu karena aktivitas mudik memiliki mobilitas luar biasa sehingga berisiko tinggi terhadap lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia.

Agar silaturahmi tetap terjaga, Dokter Reisa Broto Asmoro menyarankan untuk memanfaatkan teknologi. Tanpa kontak fisik secara langsung, masyarakat tetap bisa berbagi kebahagiaan dengan meluangkan waktu untuk berkomunikasi dari jarak jauh, seperti melalui video call, layanan zoom, dan sebagainya.

Jika ada kerabat yang memaksa untuk mengunjungi rumah, Dokter Reisa menyarankan agar tuan rumah mengingatkan tamu untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik, seperti menggunakan masker dan menghindari kontak fisik. Maka dari itu, demi kebaikan bersama jika ingin mengunjungi rumah keluarga atau kerabat, alangkah baiknya menanyakan terlebih dahulu, apakah tuan rumah berkenan untuk dikunjungi atau tidak.

Dokter Reisa juga mengingatkan, bahwa saat ini masyarakat perlu menyadari untuk harus terbiasa menjalankan adaptasi kebiasaan baru (AKB), dimana makan bersama sambil berbincang sudah tidak lagi diperkenankan karena droplet dapat menyebar dengan mudah. Ia menyarankan agar makan hendaknya dilakukan secara masing-masing, kemudian kembali memakai masker saat makan selesai.

Selain itu, lebaran juga identik dengan berbagai sajian makanan khas, seperti ketupat, opor ayam, rendang, kue kering, dan lain-lain. Menurut Dokter Reisa, mencicipi segala makanan diperbolehkan asal tidak berlebihan, serta diimbangi dengan konsumsi sayur dan buah.

Ada satu tips menarik yang dibagikan oleh Dokter Reisa, yaitu makan dengan menggunakan piring kecil agar porsinya terbatas. Dengan begitu, kita bisa mencicipi semua hidangan namun rasanya porsinya sudah penuh. Padahal karena ukuran piring yang lebih kecil dibandingkan biasanya.

Selanjutnya, momentum lebaran juga banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk liburan. Hal ini menjadi salah satu yang menarik perhatian pemetintah. Sebab, sektor ekonomi harus tetap berjalan. Namun bagaimanapun juga, menurut Dokter Reisa sektor kesehatan tetap harus diutamakan. Untuk itu, kita perlu memastikan tempat rekreasi yang akan dikunjungi harus sudah menerapkan standar protokol kesehatan dengan baik agar menciptakan suasana aman dan nyaman. Dalam hal ini, Ia menyarankan agar memilih tempat rekreasi terbuka.

Jika belum menemukan tempat seperti demikian, Dokter Reisa membagikan tips agar melakukan aktivitas menyenangkan di rumah bersama keluarga, seperti melakukan piknik di halaman rumah, membuat layar tancap dengan keluarga, dan sebagainya. Menurutnya, yang menjadi hal penting ialah melakukan kegiatan positif bersama keluarga dengan aman dan nyaman, bukan harus pergi ke suatu tempat untuk berwisata. (Sumber : Talkshow Radio Kesehatan KEMENKES via RADIO NAGASWARA)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.